16 Oktober 2015

Sektor Keuangan Dalam Islam

SEKTOR KEUANGAN DALAM ISLAM   
didalam ISLAM sebenarnya ada 4 sektor yang harus kita ketahui.
mau tau apa saja yang 4 itu, mau tau aja atau mau tau banget ..... heheheh ( just kiding)
mari kita bahas satu persatu
Pertama: 
ZAKAT 
 
Zakat terbagi kepada dua macam :
1. Zakat Mal (harta); yaitu harta kekayaan seseorang atau badan hukum yang wajib diberikan kepada orang yang berhak menerimanya (mustahiq) setelah mencapai jumlah minimal tertentu  dan setelah dimiliki selama jangka waktu tertentu pula.
2. Zakat Firtah (zakat badan ; yaitu zakat yang diwajibkan pada akhir puasa Ramadhan bagi setiap muslim, baik anak kecil maupun orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.
Sumber Zakat
Didalam al-quran, yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah harta benda atau kekayaan : QS:9.103.  Jenis-jenis kekayaan tersebut dapat dikelompokkan sebagai berikut :
a. Emas dan Perak.
b. Binatang Ternak.
c. Harta Perdagangan.
d. Hasil Tanaman dan Buah-buahan.
e. Harta Rikaz (Barang Galian) dan Ma’din.
f.  Hasil Laut.
g. Harta Profesi.
h. Hasil Investasi.
Perincian tentang nishab zakat klik disini.
Kepada siapa zakat itu diberikan?
Firman ALLAH yang artinya:


“Sesungguhnya Zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, mualaf, untuk memerdekakan hamba sahaya, orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan ........”   (QS.9-At Taubah 60)

Kedua: 
 INFAQ
Apa itu Infaq ? infaq (habis untuk kebutuhan)   adalah  sisa uang belanja yang kamu gunakan, misalnya untuk kebutuhan sandang pangan dan papan atau kebutuhan rumah tangga, nah sisa dari uang tersebut yang kamu gunakan di jalan allah itulah yang disebut infak.
firman ALLAH yang artinya:

..... Dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, “Kelebihan (dari apa yang diperlukan)”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan. 
(QS.2-Al Baqarah 219)
di ayat yang lain juga dijelaskan

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan” dan ........

(QS.2-Al Baqarah 215)
“Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kepada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah, dan mereka itulah orang-orang beruntung. (QS. Al Ruum 38)

 
  Dari ayat diatas jelaslah bahwa infak itu diberikan terutama untuk orang tua, kemudian kerabat atau saudara kandung, kemudian anak yatim, orang miskin dan orang yang sedang dalam perjalanan.

KETIGA:
SEDEKAH

Berasal dari kata Sodaqo. Siddiq artinya benar, tidak mungkin ada kecurangan di dalamnya.Harta yang disedekahkan harus dari sumber dan proses yang benar karena fungsinya untuk membersihkan dan mensucikan diri yang bersedekah.

 firman ALLAH




“Ambillah Sedekah dari sebagian harta mereka, dengan itu kamu  membersihkan dan mensucikan mereka dan mendo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
(QS.9-At Taubah 103)


KEEMPAT:
WAKAF
Dalam istilah Tajwid,Waqof diartikan tempat Berhenti Bacaan(MENYEMPURNAKAN BACAAN)


Dalam pelaksanaan Haji yang disebut dengan Wuquf adalah juga Berhenti  untuk Berzikir  kepada Allah (MENYEMPURNAKAN HAJI)

 

Jadi Waqaf itu bisa diartikan  Memberhentikan Harta (MENYEMPURNAKAN HARTA)

 dahulu orang berwakaf harus punya tanah, harus punya uang banyak, tetapi dijaman yang semakin maju berwakaf tidak perlu harus punya uang banyak yang penting ada niat di dalam hati untuk berwakaf sudah bisa kita menyempurnakan harta kita.
keuntungan berwakaf:
Wakaf dapat Menyempurnakan Harta anda, mengapa?


1.MENGHAPUS DOSA BERKELANJUTAN

  “..... Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih ?”

  (QS.61 As-Shaff 10)

  “........ Dan berjihad di jalan Allah dengan HARTA dan JIWAMU ......”

  (QS.61 As-Shaff 11)

  “Niscaya Allah MENGAMPUNI DOSA-DOSAMU dan memasukkan kamu ke dalam surga ...... Itulah kemenangan yang agung”.
  (QS.61 As-Shaff 12

2. MEMUDAHKAN PERJALANAN HIDUP MANUSIA
  “Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya MATI, lalu Allah meng-HIDUP-kan kamu, kemudian kamu di-MATI-kan, kemudian di-HIDUP-kanNya kembali, kemudian kepadaNya-lah kamu di-KEMBALI-kan” . (QS.2 Al-Baqarah 28) 
3 MEMUDAHKAN SAKARATUL MAUT

  “Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang diantara kamu; lalu dia berkata, “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat berSedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh”. (QS.63 Al-Munaafiquun 10)
Harta adalah titipan Allah dan tidak dibawa mati:
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.”
(QS.57 Al-Hadiid 7)

Lembaga Wakaf AL-AZHAR PWK SUMATERA UTARA


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar